Menyapa Helios di Kebun Teh Lawang

Sunrise. Biasanya nih, kalo pingin lihat matahari terbit, tempat yang muncul pertama pasti Bromo. Aku kasih tau nih ya, ada tempat lain buat lihat matahari bangun tidur. Masih di Jawa Timur aja kok. Dua jam perjalanan naik mobil dari Surabaya. Dikelilingi gunung2 dengan Pemandangan serba hijau.

Sebagai orang kota sejak lahir. Dan bukan orang yang hobi bergaul dengan alam. Pengalaman kali ini berkesan banget. Sampai susah banget move on. Maunya gak mau balik Surabaya ajah. Netep di kebun teh wonosari … hehehehe …

Perjalanan menuju Bukit Kuneer dimulai pada pukul 04.30 pagi. Ada beberapa opsi buat naik ke bukit kuneer. Yang pertama jalan kaki. Yang ini cocok banget buat kamu yang pingin berpetualang menyusuri kebun teh sebelum matahari merekah. Opsi kedua naik motor trail. Cocok banget buat kamu solo traveler. Dan opsi terakhir ini yang paling nyaman buat orang kota ato bepergian dengan keluarga. Naik jeep. Tapi buat kami yang waktu itu pergi berombongan 40 orang, semua opsi ini harus diabaikan. Kami pakai opsi yang lebih keren. Naik truk terbuka hahahahha …. Keren kaaaan. Dan ini pengalaman pertamaku naik truk

Perjalanan dengan truk berlangsung sekitar 15-20 menit. Dihitung dari pelataran Hotel Rollaas. Karena jalanannya model off road, kebayangkan gimana rasanya naik truk. Penumpang dikocok2 dari awal sampe akhir. Tapi beneran ini asik banget. Soalnya diselingi becanda dan ketawa2

Sampe di Bukit Kuneer, semua langsung aja berebut turun. Sambil nyari spot buat bikin foto2 terbaik dari matahari terbit. Gak lama, langit mulai merekah dengan warnanya yg cantik. Indah sekali. Semoga tangkapan kameraku yg sederhana dan apa adanya, mampu memperlihatkan sedikit keindahan seperti yang kulihat

Sesudah matahari terbit dan langit terang, pemandangan sekitar gak kalah cantiknya. Sejauh mata memandang, hanya hamparan luas pohon teh berusia ratusan tahun. bayangan gunung bromo dan gunung membiru di kejauhan. Baguuuuus banget

Ketika matahari sudah bener2 terang, Ibu2 pemetik teh sudah bersiap2 di pos masing2. Untuk menghindari panas matahari, para pemetik teh ini menggunakan caping yang dicat warna biru. Warna merah, kuning dan oranye tidak boleh digunakan. Karena sangat mirip dengan api

Satu hal penting yang harus diingat jika berwisata ke kebun teh ini. Jangan menggunakan parfum atau wewangian apapun. Jenis lebah yang tinggal di area kebun teh, suka sekali dengan bau harum. Mereka akan mendekati apa saja yg baunya harum. Jika ada kawanan lebah mendekat, jangan melakukan gerakan mendadak. Seperti memukul ato mengusir lebah. Kalo mereka kaget, mereka cenderung akan bertahan dengan menyengat

buat kalian yang pingin berkunjung, boleh banget lho nanya2 ke

Wisata Agro Wonosari
Desa Toyomarto, Singosari, Lawang
Malang, Jawa Timur
email wonosari@agro-ptpn12.com&wisataagrowonosari@gmail.com
web www.agro-ptpn12.com
tel. 08113637198 & 08113787779

3 thoughts on “Menyapa Helios di Kebun Teh Lawang

  1. hai kakak. makasih sudah mampir

    iya kak cantik banget. sampe gak pingin pulang hehehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *